Penerjunan 8 mahasiswa PPL Lantip Angkatan 8 dari Program Studi PGSD UNNES di Aula Labschool UNNES, Kamis (10/9/2026).

Kota Semarang, 10 September 2026 — SD Labschool UNNES menerima dan menyambut 8 mahasiswa Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Universitas Negeri Semarang (UNNES) dalam kegiatan Penerjunan Mahasiswa PPL Lantip Angkatan 8 yang berlangsung di Aula Labschool UNNES, Kota Semarang, pada Kamis (10/9/2026). Kegiatan ini menjadi awal pelaksanaan praktik lapangan mahasiswa sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kolaborasi antara perguruan tinggi dan satuan pendidikan. Penerjunan mahasiswa PPL Lantip Angkatan 8 dilakukan oleh Dr. Barokah Isdaryanti, S.Pd., M.Pd. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Kepala SD Labschool UNNES, Bapak/Ibu guru, serta mahasiswa PPL Lantip Angkatan 8 yang akan melaksanakan praktik di lingkungan sekolah.

Sebanyak delapan mahasiswa dari Program Studi PGSD UNNES secara resmi diterjunkan untuk mengikuti rangkaian kegiatan PPL di SD Labschool UNNES. Penerjunan ini menjadi tahap awal bagi mahasiswa untuk memperoleh pengalaman langsung di lingkungan pendidikan sekolah dasar sekaligus mengimplementasikan pengetahuan dan keterampilan kependidikan yang telah diperoleh selama proses perkuliahan. Setelah prosesi penerjunan, mahasiswa PPL Lantip Angkatan 8 diterima oleh Kepala SD Labschool UNNES, Anindhyta Putri Pradipta, S.Pd., M.Pd., Gr. Penerimaan tersebut menandai dimulainya keterlibatan mahasiswa dalam berbagai aktivitas pendidikan di lingkungan sekolah. Kegiatan PPL memberikan kesempatan kepada mahasiswa untuk mengenal lebih dekat dinamika pembelajaran di sekolah dasar. Selama pelaksanaan praktik, mahasiswa diharapkan dapat mengembangkan kompetensi melalui pengalaman langsung, mulai dari mengamati proses pembelajaran, memahami karakteristik peserta didik, berinteraksi dengan warga sekolah, hingga terlibat dalam kegiatan pembelajaran sesuai arahan dan pendampingan dari guru.

Bagi SD Labschool UNNES, kehadiran mahasiswa PPL Lantip Angkatan 8 menjadi bagian dari upaya membangun lingkungan pendidikan yang kolaboratif. Interaksi antara mahasiswa calon pendidik dan guru diharapkan dapat membuka ruang untuk berbagi pengalaman, pengetahuan, serta gagasan guna mendukung proses pembelajaran yang bermakna bagi peserta didik. Selain menjadi ruang praktik bagi mahasiswa, pelaksanaan PPL juga memberikan pengalaman kontekstual tentang bagaimana teori dan konsep kependidikan diterapkan dalam kehidupan di sekolah. Dengan demikian, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman mengajar, tetapi juga memahami berbagai aspek pengelolaan kelas, komunikasi dengan peserta didik, serta budaya dan tata kehidupan di sekolah.

Penerjunan delapan mahasiswa PPL Lantip Angkatan 8 di SD Labschool UNNES menjadi langkah awal dalam perjalanan mahasiswa untuk mengembangkan kompetensi dan profesionalisme sebagai calon guru sekolah dasar. Melalui pendampingan, kolaborasi, dan pengalaman langsung di sekolah, kegiatan ini diharapkan dapat memberikan kontribusi positif bagi proses pembelajaran sekaligus memperkuat sinergi antara UNNES dan SD Labschool UNNES dalam mendukung pengembangan pendidikan yang berkualitas.